cerita gay

Seorang gay

Kesekian kalinya aku diam-diam menatapnya dari samping. Aku kembali membayangkan hal romantis bersamanya. Dan itu membuat wajahku menjadi memerah. Seakan seperti membayangkan semua itu terjadi. Aku menjadi tersenyum sendiri dengan geleng-geleng kepala.

“Kenapa lu?” Rizky menarik kupingku sambil berlalu dibelakangku. Ya, dia orang yang selama ini ada di pikiranku.

“Apasih?” Jawabku jutek lalu menggosok telingaku tanda kesakitan. Ahh!! Kenapa aku selalu mengeluarkan nada jutek seperti ini. Aku ingin mencoba bersikap biasa saja. Tetapi aku terlalu takut kalau dia bisa melilhat perasaanku.

Jatuh cinta di dunia seperti ini bukanlah hal yang mudah. Untuk dunia orang normal mereka bisa menunjukan suka ke seseorang dengan gampang. Tetapi dengan dunia gay? Jangan harap! Apalagi kalau anda jatuh cinta dengan homophobic. Bisa hancur masa depan anda.

“Santai ajah kali honey.” Dia kembali berlalu di belakang ku. Dengan tangannya yang kembali iseng menarik kuping aku yang satunya. Mendengar dia memanggil aku seperti itu, aku seperti senang bukan kepalang. Tetapi aku tidak bisa menunjukan itu semua. Bisa hancur hidup yang sudah aku bangun selama ini.

“His! Tanganlu gak bisa ya kalau gak jail?” Aku pura-pura kembali fokus dengan computer kerjaku. Tetapi dalam pikiranku, aku begitu kacau. Aku ingin menunjukan aku sayang kepada dia. Tetapi selama ini aku sudah membangun anak image baik di semua teman kantor aku. Perasaan ini salah, dan aku tau ini salah. Tetapi aku tidak bisa menolak ini semua.

Rizky, kami sudah lama menjadi teman sekantor. Dia duduk tidak jauh dari tempatku. Kami sering mengobrol sedikit-sedikit untuk mencarikan suasana. Atau aku mencoba gabung dengan pembicaraan dia dengan anak kantor yang lain hanya untuk berbiicara baik-baik dengan dia. Karena kalau aku hanya berbicara berdua. Entah kenapa aku hanya bisa mengeluarkan intonasi tinggi yang membuat dia ilfeel.

Pernah suatu hari secara tidak sengaja aku membentak dia. Dan itu membuat dia tidak berbicara denganku 2bulan! Aku hampir gila rasanya. Sangat gila!! Aku suka dengan seseorang tetapi aku tidak bisa membiarkan orang lain tau aku suka dengan dia. Aku harus memilih imageku atau perasaanku. Dan itu membuat aku tidak bisa control diri ketika aku berdekatan dengan dia.

Perasaan ini membuat aku menjadi membenci dengan diri sendiri. Kenapa aku bisa terjebak dengan perasaan ini? Aku mencoba keluar dari perasaan ini Tetapi semakin aku melihat dia Semua tingkahnya yang menggemaskan, tingkah konyol nya, tingkah polosnya, cerewetnnya, jailnnya membuat aku semakin tenggelam dengan perasaan ini.

Aku tidak pernah menyangka aku akan menjadi gay. Atau mungkin sampai sekarang aku tidak tau apakah aku sudah menjadi gay? Tapi ini semua diluar nalar logika yang bisa di cerna. Kalau ini semua salah kenapa aku bisa suka kepada dia? Kenapa aku sangat ingin ikut tertawa bersama dia? Kenapa aku ingin sekali menenangkan dia ketika dia sedang marah? Dan aku ingin sekali mendengarkan semua ceritanya ketika dia sedang cerewet? Terlebih lagi aku ingin sekali memeluknya ketika dia sedih? Apakah ini salah? Kenapa ini bisa di sebut salah kalau aku benar-benar sayang kepadanya?

Terkadang aku menjadi berasa bersalah dan menajdi marah kepada dia. Kenapa dia menyita seluruh hatiku? Kenapa menyita seluruh pikiranku? Dan bodohnya aku menunjukan itu semua kepadanya dengan sikap jutekku. Dan itu membuat aku menjadi merasa bersalah. Selalu siklus itu terus berulang.

Rizky sudah duduk kembali ketempat duduknya. Dia kembali sibuk dengan kerjannya. Tetapi tetap dengan kecerwetan yang menggemaskan itu dan kadang bernyanyi. Dan entah kenapa aku menjadi tenang ketika melihat itu. Semua pergumulan itu seakan meluap dari kepalaku.

Ya biarlah aku hanya bisa memandangnya diam-diam. Aku rasa itu sudah lebih dari cukup untuk saat ini. Samapi nanti aku memutuskan sikap apa yang akan aku ambil.

Aku memandangnya dan itu sudah membuat aku senang. Dan kalau aku sedang beruntung. Dia akan memandangku kembali dan memberikan senyuman termanis yang pernah aku lihat.

Advertisements

One thought on “Seorang gay

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s