cerita gay

11. Pilihan

Ketika aku sedang menatap layar computer berusaha untuk mencari semangat menyelesaikan kerjaan. Sebuah pop-up pesan muncul dilayar handphoneku. Aku melihat nama Anthony disana. Ketika aku membuka pesannya, muncul sebuah gambar bayi yang sedang tertidur dipelukan ibunya. Dapat salam dari Yemima Kristantina Dewantara Aku kaget melihat pesan itu. Aku tidak menyangka kalau hari ini istrinya akan… Continue reading 11. Pilihan

cerita gay

10. Dimulai dan berhenti

Aku menyaksikan mobil Bastian melaju sangat cepat. Dia meniggalkan aku yang Cuma bisa bertanya-tanya akan sikapnay. Aku menatap kue yang telah hancur di halaman rumah. aku menghampiri kue tersebut dan terseungkur disampingnya. Entah kenapa aku merasakan sesuatu yang sangat sakit didalam hati ini. Dengan perlahan aku mengambil kue yang masih bersih dengan tanganku. Aku menyuapkannya… Continue reading 10. Dimulai dan berhenti

YOU and you

9. Jealous

Aku menggenggam tangannya dengan perlahan, dan seperti biasa dia hanya bisa terdiam. Dia memandang mataku dengan sangat lekat dan seperti menahan untuk melakukan sesuatu. Wajahnya yang bersemu kemerahan yang menjadikan dirinya terlihat lebih menarik. “Kamu mau jadi pacarku?” Kalimat itu langsung keluar dengan berani. Aku rasa tidak perlu menahan itu kembali, karena memang ini saatnya.… Continue reading 9. Jealous

YOU and you

8. Hubungan?

“Gue boleh tanya?” Aku melirik ke arah Bastian yang sedang asik dengan handphonenya “hmm” Dia tidak menatapku sedikitpun. Dia asik dengan handphonenya “Bass!” Mendengar aku yang sedikit kesal, akhirnya dia menatapku “Apa sih Musa? Ada apa dari tadi manggil?” dia merapatkan duduknya kearahku. “Ngapain sih dari tadi?” Aku melirik kearah layar handphonenya. Dan aku melihat… Continue reading 8. Hubungan?

YOU and you

7. Hubungan

“Nanti mungkin Anthony bisa pakai ballroom yang kemarin?” Bastian bergulat dengan bantal di kasurku. Sedangkan aku hanya melihatnya bertingkah seperti itu melalui sofaku. Sejak kejadian bastian mabuk dan dia bertemu dengan keluargaku. Dia menjadi lebih sering mampir kerumahku. Entah untuk menginap atau hanya untuk bermain catur dengan papa. “ballroom yang mana?” “Itu yang dipakai sama… Continue reading 7. Hubungan

YOU and you

5. Duri

“Iya Sherin aku suka kamu, suka cara kerja kamu. Tadi Dian lagi ngomongin kamu. Katanya kamu kalau kerja banyak ngobrol terus jalan-jalan. Tapi tadi aku bilang ke dia. Menurut aku kinerja kamu bagus. Aktif dan sangat ramah. Begitu” Aku memberikan senyuman terbaik dan jurus terbaik untuk menghindar dari situasi awkward ini “Emang ya si gendut… Continue reading 5. Duri