YOU and you

13. Amin

“Aku bilang Musa untuk tidak menjauhi Bastian karena aku mau dia mengembalikan Bastian ke jalan yang benar. Bukan untuk dia ikut sama si Bastian.” Anthony berdiri didepanku yang sedang terduduk di sofa. “Musa, kamu jelaskan apa yang terjadi sebenarnya.” Mama yang disampingku mengelus pundaku. Sedangkan papa hanya terduduk terdiam menatapku. “Aku sudah bilang semuanya ini… Continue reading 13. Amin

YOU and you

12. Do you love me?

Aku terus memegang tangan bastian sepanjang jalan menuju rumah sakit. Ketika melihat Bastian berdarah membuat aku panic dan memanggil beberapa orang. karena akku panic, aku membiarkan orang lain yang mengendarai mobilku sedangkan aku menemani Bastian. “Bas, sadar bas. Jangan tidur, stay with me.” AKu menepuk wajahnya kembali menekan luka di perutnya. Berharap pendarahan itu tidak… Continue reading 12. Do you love me?

YOU and you

9. Jealous

Aku menggenggam tangannya dengan perlahan, dan seperti biasa dia hanya bisa terdiam. Dia memandang mataku dengan sangat lekat dan seperti menahan untuk melakukan sesuatu. Wajahnya yang bersemu kemerahan yang menjadikan dirinya terlihat lebih menarik. “Kamu mau jadi pacarku?” Kalimat itu langsung keluar dengan berani. Aku rasa tidak perlu menahan itu kembali, karena memang ini saatnya.… Continue reading 9. Jealous

YOU and you

8. Hubungan?

“Gue boleh tanya?” Aku melirik ke arah Bastian yang sedang asik dengan handphonenya “hmm” Dia tidak menatapku sedikitpun. Dia asik dengan handphonenya “Bass!” Mendengar aku yang sedikit kesal, akhirnya dia menatapku “Apa sih Musa? Ada apa dari tadi manggil?” dia merapatkan duduknya kearahku. “Ngapain sih dari tadi?” Aku melirik kearah layar handphonenya. Dan aku melihat… Continue reading 8. Hubungan?

YOU and you

7. Hubungan

“Nanti mungkin Anthony bisa pakai ballroom yang kemarin?” Bastian bergulat dengan bantal di kasurku. Sedangkan aku hanya melihatnya bertingkah seperti itu melalui sofaku. Sejak kejadian bastian mabuk dan dia bertemu dengan keluargaku. Dia menjadi lebih sering mampir kerumahku. Entah untuk menginap atau hanya untuk bermain catur dengan papa. “ballroom yang mana?” “Itu yang dipakai sama… Continue reading 7. Hubungan

YOU and you

5. Duri

“Iya Sherin aku suka kamu, suka cara kerja kamu. Tadi Dian lagi ngomongin kamu. Katanya kamu kalau kerja banyak ngobrol terus jalan-jalan. Tapi tadi aku bilang ke dia. Menurut aku kinerja kamu bagus. Aktif dan sangat ramah. Begitu” Aku memberikan senyuman terbaik dan jurus terbaik untuk menghindar dari situasi awkward ini “Emang ya si gendut… Continue reading 5. Duri